Meja kasir RS Wava Husada Kepanjen, Malang, Metrotvnews,com/ Aditya Mahatva Yodha
Meja kasir RS Wava Husada Kepanjen, Malang, Metrotvnews,com/ Aditya Mahatva Yodha (Aditya Mahatva Yodha)

Tiga Kasir Diduga Bobol Keuangan RS Wava Husada Kepanjen

pencurian
Aditya Mahatva Yodha • 28 April 2015 18:12
medcom.id, Malang: Tiga pegawai Rumah Sakit (RS) Wava Husada Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berurusan dengan polisi. Ketiganya diperiksa lantaran diduga membobol keuangan rumah sakit hingga Rp309 juta.
 
Mereka yaitu Kepala Sub Unit Kasir Aris Alamsyah beserta dua stafnya, Rizki Novia dan Afrida Rikha. Ketiganya bertempat tinggal di Kepanjen.
 
"Hasil audit RS yang bersangkutan, uang yang dibobol sebanyak Rp 309 juta," jelas Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat, Selasa (28/4/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur RS Wava Husada, Muhammad Arif Surjadi, mengatakan telah melakukan audit terhadap keuangan rumah sakit. Hasilnya, tim audit menemukan selisih Rp309 juta.
 
Masalah terjadi sejak September 2012. Petugas kasir ternyata tak menyetorkan biaya pengobatan yang dilunasi pasien.
 
"Misalkan pasien membayar lunas Rp6 juta. Diberi keterangan lunas. Tapi yang disetorkan hanya Rp4 juta. Yang Rp2 juta masuk kantor komplotan kasir ini," ungkap Surjadi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif