Banjir di Kecamatan Mojoagung akibat luapan Sungai Gunting, MTVN - Nurul Hidayat
Banjir di Kecamatan Mojoagung akibat luapan Sungai Gunting, MTVN - Nurul Hidayat (Nurul Hidayat)

Sungai Gunting Meluap Lagi, Balai Pengungsian pun Banjir

bencana banjir
Nurul Hidayat • 25 Februari 2017 11:50
medcom.id, Jombang: Sungai Gunting di Jombang, Jawa Timur, meluap. Bukan hanya rumah, Balai Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, yang menjadi tempat pengungsian warga pun banjir.
 
Sungai Gunting meluap pada Sabtu 25 Februari 2017. Sekira pukul 01.00 WIB. Saat kejadian, tak ada orang yang mengungsi di Balai Desa Kademangan. Tapi balai desa menjadi lokasi paling penting saat banjir menerjang.
 
"Sekarang parah. Bukan hanya rumah yang terendam. Balai Desa Kademangan juga terendam," kata Khoirul, warga Dusun Tempel, Desa Kademangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jarak Balai Desa Kademangan ke Sungai Gunting kurang lebih 500 meter meter. Hingga berita ini dimuat, banjir di balai desa sudah surut. Hanya lumpur sisa banjir yang masih tampak di balai desa.
 
Sungai Gunting Meluap Lagi, Balai Pengungsian pun Banjir
(Aktivitas warga di Kecamatan Mojoagung saat Sungai Gunting meluap, MTVN - Nurul Hidayat)
 
Sementara itu banjir merendam 80 rumah dan jalan raya di Kecamatan Mojoagung. Ketinggian banjir rata-rata 65 Cm.
 
"Ini sudah agak surut. Dini hari tadi malah 1,5 meter," lanjut Khoirul.
 
Luapan Sungai Gunting juga merendam puluhan rumah di Desa Karobelah, Kecamatan Sumobito. Menurut Misbakhun, warga Desa Karobelah, banjir biasa terjadi di daerah tersebut. Terutama, saat hujan mengguyur dengan deras dan lama.
 
"Makanya saya bergadang dari malam tadi karena mengantisipasi banjir," ujar Misbakhun.
 
Ini bukan kali pertama Sungai Gunting meluap. Pada Senin 30 Januari 2017, Sungai Gunting meluap dan membanjiri ratusan rumah. Ketinggian air mencapai 1,5 meter.
 
Baca: Ratusan Rumah Terendam Banjir di Jombang
 
BPBD Jombang mencatat lima desa terendam. Desa Kademangan, Mojoagung, merupakan daerah paling parah terendam banjir.
 
"Sedikitnya 150 rumah terenda," kata Kepala BPBD Jombang Nur Huda waktu itu.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif