Kemarin sore, pemuda 22 tahun ini mengaku ingin mencari ikan dengan cara gogon atau dengan tangan kosong. Namun, hingga malam hari, Waris tak kunjung pulang.
Warga dan tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazahnya di Kepanjen.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo, mengatakan seorang anggota SAR PMI sempat menarik kaki Waris. Tapi gagal karena arus begitu deras dari dalam sungai.
"Posisinya dua tangan jenazah masuk ke pasir," ungkap Mudji. Beberapa lama kemudian, jenazah Waris berhasil dievakuasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(BOB)
