Mensos Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Ulul Albab (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)
Mensos Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Ulul Albab (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri) (Anindya Legia Putri)

Menteri Sosial: Kebiri Tidak akan Memutus Keturunan

kunjungan mensos
Anindya Legia Putri • 28 Mei 2016 13:11
medcom.id, Lumajang: Pondok Pesantren Ulul Albab Candipuro Lumajang menjadi tempat pertama yang disambangi Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerja ke beberapa daerah di Jawa Timur.
 
Ini merupakan kunjungan kedua kali Mensos ke Pondok Pesantren Ulul Albab.
 
Sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu (28/9/2016), Mensos Khofifah Indar Parawansa datang beserta rombongan untuk menghadiri acara Tabligh Kebangsaan "NKRI Harga Mati Indonesia Jaya" Pondok Pesantren Ulul Albab Candipuro Lumajang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada kesempatan tersebut, Khofifah turut memberikan penjelasan perihal hukuman kebiri bagi para pelaku tindak kejahatan seksual.
 
"Tambahan hukuman kebiri kimia hanya bagi pelaku paedofil yang korbannya berkali-kali. Kebiri kimia itu tidak memutus keturunan. Skemanya nanti, ada waktu dua tahun sebelum dia bebas, saat diberikan suntikan kebiri. Ini obat buat dia (para pelaku tindak kejahatan seksual) agar tidak lagi melakukan hal yang merugikan anak bangsa," kata Khofifah di depan ratusan jamaah dan santri Pesantren Ulul Albab Candipuro Lumajang.
 
Khofifah menegaskan, menghentikan kekerasan seksual merupakan pekerjaan rumah (PR) seluruh elemen bangsa.
 
"Ini PR kita semua. Tugas pemerintah, BNN dan polri harus dibantu oleh kita semua. Kekerasan seksual turut dipicu oleh konten video porno, dan minuman keras (miras). Karenanya, Perda harus mengeluarkan regulasi atas minuman keras," ujar Khofifah.
 
Menteri Sosial: Kebiri Tidak akan Memutus Keturunan
Mensos memberikan bantuan perlengkapan sekolah dan santunan anak yatim (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)
 

Dikatakan Khofifah, angka tertinggi pengidap AIDS di Indonesia yaitu Jawa Timur. Pemakai narkoba tertinggi juga di Jawa Timur. Jawa Timur juga merupakan tertinggi kedua pengidap HIV.
 
"Kenapa AIDS terbesar di Jatim? Karena lokalisasi paling besar di Jatim. Sekarang ,secara bertahap kita telah menutup lokalisasi. Dan besok penutupan terakhir lokalisasi di Mojokerto," kata Khofifah menegaskan.
 
Pada penutupan pidatonya, Khofifah meminta para jamaah Dan santri Pondok Pesantren Ulul Albab Candipuro Lumajang untuk mencintai bangsa Indonesia dengan menghindari narkoba, seks bebas dan miras.
 
Pada akhir acara, Khofifah memberikan bantuan perlengkapan sekolah dan santunan anak yatim sebesar Rp25 Juta, yang diberikan simbolis kepada lima santri Pondok Pesantren Ulul Albab.
 
Tak hanya itu, terdapat juga penyerahan seribu tanda tangan masyarakat Lumajang kepada Khofifah, sebagai tanda menyetujui hukuman kebiri untuk para pelaku tindak kejahatan seksual.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif