Tak jauh beda dengan umat muslim lainnya, Nabi yang hidup dalam keterbatasan itu punya keinginan kuat pergi haji ke Baitullah.
Namun, pria kelahiran 1 Maret 1948 ini hanya bisa berdoa dan pasrah kepada Allah. Sebab, sehari-hari dia hanya bertani dan memotong rumput untuk sapi ternaknya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Saya ingin sekali naik haji, tapi untuk mendaftar pun tidak mampu," kata Nabi saat berdiskusi santai bersama sejumlah jurnalis di rumahnya yang sederhana, Senin (31/8/2015).
Untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, Nabi mengaku dibantu anaknya yang saat ini bekerja sebagai tenaga kerja wanita di Arab Saudi. Selebihnya pria beranak tiga tersebut hanya mengandalkan hasil tani.
"Kami menanam padi, cabai, dan kalau seperti sekarang menanam tembakau. Syukur-syukur bisa cukup untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.
Nabi bermimpi, dengan segala keterbatasannya saat ini, suatu saat bisa menunaikan rukun Islam kelima, yakni berangkat haji dan berziarah langsung ke makam Nabi Muhammad di Mekkah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
