Petani memetik cabai di lahannya di Jombang, MTVN - Nurul Hidayat
Petani memetik cabai di lahannya di Jombang, MTVN - Nurul Hidayat (Nurul Hidayat)

Hama Fusarium Serang Lahan Cabai di Mojokerto

cabai
Nurul Hidayat • 10 Januari 2017 19:54
medcom.id, Mojokerto: Hama layu batang atau Fusarium menyerang tanaman cabai rawit di Mojokerto, Jawa Timur. Akibatnya, puluhan hektare lahan cabai di Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, gagal panen.
 
"Jika dalam satu daerah sudah terserang fusarium, maka harus diganti dengan tanaman lain, semisal tanaman jagung atau palawija lain, jangan ditanami cabai lagi karena hasilnya pasti akan sama," ujar Imron Rosadi, petani cabai, di desa Temuireng Kecamatan Dawarblandong Mojokerto.
 
Menurut pemuda bergelar sarjana pertanian ini, Fusarium dapat diatasi dengan cara mencampurkan Kapur bangunan dengan media tanah yang akan digunakan untuk menanam cabai. Sehingga tingkat keasaman tanah berkurang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di beberapa petak yang saya coba berhasil dan tanaman cabai bisa tumbuh," imbuhnya.
 
Namun menurut Imron, penambahan batu kapur bangunan di media tanah juga memerlukan modal yang tidak sedikit. Sehingga petani tidak sanggup guna mencukupi modal tanam tersebut.
 
"Karena dalam ukuran 1,5 hektar saja bisa menghabiskan dana sekitar Rp15 juta rupiah untuk biaya tanam, jika ditambah dengan harus membeli kapur bangunan maka biaya akan sangat membengkak," pungkasnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif