KTP resmi dari Pemrpov Kalimantan Barat milik eks pengikut Gafatar yang diusir. Foto: Metrotvnews.com/Rosyid
KTP resmi dari Pemrpov Kalimantan Barat milik eks pengikut Gafatar yang diusir. Foto: Metrotvnews.com/Rosyid (Muhammad Khoirur Rosyid)

Eks Pengikut Gafatar Miliki KTP Resmi Kalimantan Barat

gafatar
Muhammad Khoirur Rosyid • 23 Januari 2016 17:05
medcom.id, Surabaya: Tidak ada yang menyangka eks pengikut Gafatar asal Jawa yang tinggal di Kalimantan ini bakal diusir dari tempat tinggalnya. Padahal, secara resmi mereka telah mengantongi kartu tanda penduduk (KTP) dari Pemprov Kalimantan Barat.
 
Seperti yang tertera di KTP milik Fatkhul Khoir Ham. Dia memang asli kelahiran Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Lalu dia pindah kependudukannya dan transmigrasi ke Kalimantan Barat, tepatnya di Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah.
 
"Kami secara resmi jadi penduduk sana. Kami mutasi resmi dan sudah memilili KTP, tapi sekarang kami malah diusir," kata pria kelahiran Gresik 1979 ini, ditemui di Asrama Transito, Disnakertransduk, Surabaya, Sabtu (23/1/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dijelaskan Fathul, bersama dengan istri dan satu anaknya di Mempawah, ia menempati rumah bentang (rumah adat di Kalimantan) yang dihuni oleh sepuluh anggota kartu keluarga (KK). Di sana, mereka hidup bertani bercocok tanam, juga beternak.
 
"Setiap kegiatan kami putuskan dengan musyawarah. Di sana kami hidup dengan orang dari berbagai agama seperti Kristen dan Hindu. Kami selalu toleran dan tidak pernah melanggar hukum," ujar sarjana pendidikan Islam ini.
 
Hal yang sama juga dikatakan Rudianto, 39. Pria yang berasal dari Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini, juga telah resmi menjadi penduduk Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
 
"Saya sudah mutasi kependudukan dan resmi berpindah tempat tinggal. Saya sebelumnya dikabarkan hilang itu tidak benar. Padahal saya sudah pindah tempat tinggal, sempat ramai di kampung saya. Saya juga tahu itu," katanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif