Sukris tinggal di perumahan Citra Mutiara Blok Q 3, Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sukris sudah satu tahun dua bulan bekerja sebagai teknisi di maskapai Aviastar.
Agustinus Polinur Hardi, adik ipar Soekris, mengatakan masih belum mendapat informasi soal keberadaan pesawat hingga sehari setelah hilang kontak, Sabtu 3 Oktober. Yustina, istri Soekris, pun tak pernah lepas dari handphone untuk mengetahui kabar terakhir mengenai suaminya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Istrinya shock. Cemas berat. Belum ada informasi resmi mengenai pesawat," kata Agustinus.
Soekris memiliki satu anak, Brian C Pratama, yang masih duduk di bangku kelas 5 SD. Sebelum bekerja di Aviastar, Soekris cukup lama bekerja sebagai teknisi di maskapai Merpati Airlines.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Perhubungan, Hadi Mustofa Juraid, mengatakan tim gabungan masih mencari pesawat Aviastar PKBRM/DHC6 penerbangan MV 7503 rute Masamba-Makassar yang hilang kontak, kemarin. Pencarian difokuskan pada perkiraan titik koordinat hilangnya pesawat di 4 zona dari 150 nautical mile squart.
Pesawat Aviastar lepas landas dari Bandara A Jemma Masamba menuju Makassar. Waktu tempuh penerbangan normal dari Bandara A Jemma Masamba ke Makassar selama 70 menit. Semestinya, pesawat tiba di Makassar pada pukul 15.39 WITA. Namun, 11 menit setelah lepas landas pesawat hilang kontak dari menara pemantau Bandara A Jemma Masamba.
Pesawat membawa tiga kru dan tujuh penumpang. Tiga kru yaitu Captain Iriafriadi, Kopilot Yudhistira, dan teknisi Soekris Winarto. Sementara tujuh penumpang yaitu mengantarkan Nurul Fatimah, Lisa Falentin, Risa Arman, Sakhi Arqam, Muhammad Natsir, Afif (bayi), dan Raya (bayi).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
