Warga yang geger dan resah melapor ke petugas Pusdik Gasum Porong Sidoarjo. Beberapa tim Search and Rescue (SAR) mulai menyisiri sungai Porong.
Munculnya buaya berwarna hitam pekat itu sempat menjadi tontonan warga. Bahkan, tak jarang pengendara berhenti untuk melihat langsung kejadian tersebut. Tak ayal, perbatasan Jalan Sidoarjo dan Pasuruan sempat mengalami kemacetan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Tim SAR sempat melepaskan tembakan saat buaya muncul. Namun, tim SAR curiga lantaran buaya tak bergerak. Setelah dilakukan evakuasi, ternyata buaya tersebut 'jadi-jadian'.
"Buaya ini aneh. Karena pada saat ditembak, buaya ini sempat pecah dan berwarna putih. Setelah diteliti lagi, ternyata bukan buaya sungguhan," kata Kapusdokkes Gasum Porong, Kombes Fahruz, Kamis 28 September 2017.

Buaya gabus yang membuat geger warga. Foto: MTVN/Syaikhul Hadi
Diduga, buaya gabus itu bekas karnaval yang sengaja dibuang ke sungai Porong. Terang saja kejadian ini membuat geger warga setempat dan bahkan sempat terjadi kemacetan di sepanjang jalan Porong.
"Sekarang sudah jelas. Ini bukan buaya asli, melainkan buaya buatan. Jadi, warga tidak usah takut," tegasnya.
Sementara, warga setempat yang melihat kejadian itu tak menyangka jika buaya yang sempat mengapung di Kali Porong tersebut buaya buatan. "Enggak nyangka saja, saya kira buaya asli," singkat Agus.
Munculnya buaya pernah terjadi pada pertengahan Mei 2015 lalu. Saat itu buaya berukuran besar tiba-tiba muncul di Dusun Awar Gunting, Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung, Sidoarjo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SUR)
