Selain dua desa dekat kaki Gunung Bromo, itu, dua desa lainnya juga terdampak sebaran abu vulkanik. Yakni Desa Beringin Anom, Kecamatan Poncokusumo dan Desa Embut Legi, Kecamatan Jabung. Dua desa ini berjarak 12 hingga 15 kilometer dari Gunung Bromo.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang Hafi Lutfi mengatakan, Desa Ngadas dan Desa Taji merupakan wilayah yang berpotensi besar terdampak abu vulkanik jika terjadi erupsi Bromo. Pihaknya tak dapat memprediksi berapa luas wilayah yang terdampak erupsi Bromo tahun ini.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Kami terapkan evakuasi mandiri karena jalannya tidak mendukung, sehingga warga mengevakuasi diri menggunakan kendaraan pribadi. Jika nantinya benar Bromo erupsi," kata Hafi Lutfi, saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis (17/12/2015).
Pihaknya juga menyiapkan dapur umum berkapasitas 3.000 hingga 5.000 orang di Desa Beringin Anom. Sebanyak 31 tenda pengungsian disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi erupsi.
"Posko pengungsian sengaja kami taruh di Desa Beringin Anom, karena letaknya di tengah-tengah," ujar dia.
Pantauan Gunung Bromo hingga pukul 06.00 WIB, cuaca di sekitar gunung masih cerah. Kondisi angin tenang dan tingkat suhu 12 derajat celcius.
Asap kelabu tebal tampak mengepul dari puncak gunung. Kepulan asap mencapai ketinggian 1.500 meter dari atas puncak atau 3.828 meter di atas permukaan laut. Asap mengarah ke barat laut dan utara. Status Gunung Bromo kini Siaga Level III.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(TTD)
