Kejadian bermula sekira pukul 17.45 WIB, Jumat 31 Juli. Kiai Kadir Abdul Mukarim dari NTT mau mendaftar ke meja pendaftaran. Tiba-tiba, seorang anggota banser pakai rompi orange menarik pakaian koko putih Kiai Kadir.
Sekumpulan santri sempat melihat kejadian itu langsung berang. Mereka langsung mengejar anggota banser itu hingga keluar GOR.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Para santri kemudian adu mulut bersama sejumlah anggota banser yang berada di luar GOR.
"Beliau adalah salah satu Kiai Sepuh di NTT. Kami tidak terima dengan tindakan tersebut," kata Dewa, seorang santri dari NTT.
Beruntung kericuhan tak berlangsung lama. Kasat Sabhara Polres Jombang AKP Yanuar berusaha memediasi kedua kubu.
Sementara itu pendaftaran masih berlangsung. Rombongan dari sejumlah provinsi sudah mendaftar, satu di antaranya DKI Jakarta, NTT, Kepulauan Riau, dan Riau. Setelah mendaftar, panitia mengarahkan mereka langsung ke penginapan di empat pondok pesantren sesuai dengan daftar panitia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
