Mantan Ketua MK Mahfud MD. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Mantan Ketua MK Mahfud MD. Foto: MI/Rommy Pujianto. (Daviq Umar Al Faruq)

Mahfud MD Sarankan Pileg Kembali Gunakan Proporsional Tertutup

pileg pemilu serentak 2019
Daviq Umar Al Faruq • 30 Juni 2019 19:24
Malang: Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menilai sistem proporsional terbuka pada pemilihan legislatif (pileg) saat ini rentan menimbulkan masalah di lapangan. Mahfud menyarankan pileg kembali menggunakan sistem proporsional tertutup.
 
"Sistem proporsional terbuka ternyata di lapangan menimbulkan masalah. Orang yang populer tapi tidak punya ideologi yang sesuai dengan partai bisa jadi. Bahkan partai-partai sengaja merekrut artis," kata Mahfud di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu, 30 Juni 2019.
 
Mahfud tidak memungkiri bahwa sistem proporsional tertutup juga memiliki sisi negatif meski memiliki sistem positif. Sisi negatifnya adalah kemungkinan soal suap menyuap terkait politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau dengan proporsional tertutup, suap menyuap itu biasanya dilakukan secara borongan. Dari orang kepada pimpinan partai. Tapi kalau dengan sistem proporsional terbuka suap menyuap itu bisa dilakukan secara eceran, ke tukang-tukang terima uang di tingkat bawah," jelas Mahfud.
 
Oleh karena itu, Mahfud MD bersama KAHMI (Korps Alumni HMI) berencana merumuskan wacana sistem proporsional tertutup tersebut. Yakni dengan membuat tim dan merumuskan wacana dalam naskah akademik.
 
"KAHMI akan mempelopori itu. Kita akan buat tim, buat naskah akademik kemudian disampaikan kepada pemerintah bahwa ini yang bagus untuk pileg yang akan datang," pungkas Mahfud.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif