Lebih 15 ribu orang akan menghadiri muktamar mulai 1 hingga 5 Agustus 2015. Sebagian besar agenda muktamar berlangsung di Alun-Alun Jombang. Beberapa agenda yaitu pembukaan, pengesahan hasil sidang komisi, dan penutupan.
Sayangnya, jumlah kamar mandi di Alun-Alun Jombang sangat sedikit untuk memenuhi kebutuhan sanitasi puluhan ribu muktamirin. Dari pantauan Metrotvnews.com pada Rabu 29 Juli, hanya ada satu mobil toilet umum milik Pemerintah Kabupaten Jombang dan empat toilet permanen.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ketua Panitia Daerah Muktamar ke-33 NU Syaifullah Yusuf mengakui kekurangan sarana dan prasarana vital itu. Ia akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten yang bertetanggaan dengan Jombang untuk membantu kekurangan tersebut.
"Kita akan coba meminjam kepada milik Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Kediri dan Lamongan, dan milik pemerintah provinsi untuk menanggulangi kekurangan mobil toilet,"ujarnya.
Lebih lanjut lelaki yang akrab disapa Gus ipul ini menambahkan, hingga saat ini proses kesiapan panitia sudah menjadi 95 persen dan untuk 5 persen persoalan hanya tinggal melengkapi kekurangan.
"Kekurangan lainya seperti genset dan penerangan jalan umum sampai saat ini dalam proses penyelesaian. Dan saya pastikan pada saat hari H pelaksanaan Muktamar, seluruhnya akan siap," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
