Kapal nelayan tak bisa berlayar karena cuaca buruk di Laut Bawean. Foto: MTVN/Amaluddin
Kapal nelayan tak bisa berlayar karena cuaca buruk di Laut Bawean. Foto: MTVN/Amaluddin (Amaluddin)

Cuaca Buruk, Nelayan di Bawean Memilih Bikin Perahu Kalotok

cuaca buruk
Amaluddin • 20 Juli 2015 16:32
medcom.id, Gresik: Aktivitas melaut para nelayan di Pulau Bawean, kabupaten Gresik, Jawa Timur, mandek akibat cuaca buruk sejak dua bulan terakhir (Juni-Juli).
 
Untuk mengisi kekosongan, mereka memilih membuat perahu kalotok yang terbuat dari bahan kayu yang biasa digunakan saat berburu ikan.
 
Meski demikian, tak banyak nelayan di Bawean bisa membuat kalotok tersebut. Pasalnya, butuh kemahiran khusus dalam membuatnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya, pemilihan bahan kayu yang kuat agar perahu bisa kencang. Kemudian ukiran dan pemasangan kayunya juga," kata Hadori, salah satu tukang pembuat kalotok asal Desa Kepuh Teluk, Kecamatan Tambak, Bawean, Kabupaten Gresik, kepada Metrotvnews.com, Senin (20/7/2015).
 
Selain aktivitas melaut, kata Hadori, membuat kalotok sudah menjadi kesehariannya. "Sekarang cuaca sedang tidak bagus untuk melaut. Mengisi waktu, saya menyelesaikan kalotok yang sudah dibikinnya sejak dua bulan terakhir ini," katanya.
 
Menurut Hudori, cuaca laut yang buruk dengan angin kencang disertai terjangan gelombang membuat nelayan sulit menangkap ikan dalam jumlah banyak.
 
"Pada cuaca seperti sekarang ini biasanya ikan-ikan jarang muncul karena arus laut santer. Nelayan tidak melaut bukan karena takut, tapi ikannya susah ditangkap," tandasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif