sembilan penerbangan yang batal terbang di Bandara Abdul Rachman Saleh, itu terdiri dari delapan penerbangan Jakarta-Malang dan satu penerbangan Denpasar-Malang.
Pantauan Metrotvnews.com, beberapa kali petugas mengumumkan penutupan dan pembatalan penerbangan di Bandara Abdul Rachman Saleh melalui pengeras suara. Calon penumpang pun tampak antre menukarkan tiket yamg sudah dipesan di loket maskapai penerbangan masing-masing.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Kepala UPT Bandara Abdul Rachman Saleh Suharno mengatakan, penutupan bandara ini dilakukan demi keselamatan para penumpang. Sebab, jalur penerbangan dikhawatirkan terganggu akibat abu vulkanik.
"Resmi kami tutup sejak pukul 09.30 WIB tadi pagi sampai besok pukul 09.30. Lihat perkembangan cuaca dan kondisi Bromo," kata Suharno, saat ditemui Metrotvnews.com, di Bandara Abdul Rachman saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (11/12/2015).
Aktivitas Bromo, kata Suharno, mulai meningkat sejak 4 Desember lalu. Namun abu vulkanik tidak sampai mengganggu jalur penerbangan.
"Hanya dua maskapai Citilink dan Sriwijaya Air dari jalur Jakarta-Malang berhasil landas tadi pagi," ujar dia.
Penundaan penerbangan ini, kata Suharno, sudah disampaikan kepada penumpang. Sebagian besar penumpang meminta penerbangan dialihkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(TTD)
