"Tidak itu penolakan semua kan bisa dibicarakan, dan belajar dari sejarah lebih banyak pemilihan model Ahwa di muktamar NU dari pada model voting," ujar Gus Ipul di sela-sela apel panitia dan relawan muktamar ke 33 NU, yang digelar di Alun-alun Kabupaten Jombang. Kamis (11/6/2015).
Gus Ipul menambahkan jika hal ini merupakan dinamika biasa jelang muktamar NU, dan Ahwa juga merupakan hasil dari munas sebelumnya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Ini dinamika biasa jelang muktamar, dan nantinya akan ada keputusan para kiai yang akan di ikuti bersama," imbunya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kaum Muda Nahdliyin (Kauman) Madura Raya menolak pelaksanaan Musyawarah Nasional Nahdlatul Ulama (Munas NU) yang akan digelar PBNU, di Jakarta pada 14-15 Juni mendatang. Mereka menilai unas hendak memaksakan sistem Ahwa dalam pemilihan Rais Amm pada Muktamar ke-33 NU di Jombang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
