Demikian target yang disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Ia mengatakan akan menerapkan terget mulai tahun pertama ia memimpin Pemerintah Kota Surabaya untuk ekdua kalinya.
"Untuk tahun ini yakni Jembatan Sukolilo Lor, Kenjeran, yang akan menjadi jembatan wisata di Surabaya Timur," kata perempuan yang akrab disapa Risma di Surabaya, Jumat (19/2/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Risma optimistis cara itu mampu mendongkrak daya saing Surabaya dengan kota-kota di Indonesia, bahkan Eropa. Bila mampu menarik pengunjung, otomatis perekonomian Surabaya meningkat.
"Ekonomi meningkat, uangnya buat kesejahteraan masyarakat. Makanya harus ada ikon dilaunching setiap tahun," kata Risma.
Risma pun menginstruksikan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan camat mencari ide mengembangkan ikon tersebut. Ia juga ingin berbagi ilmu dan pikiran menyusul perkembangan zaman.
"Pokoknya tahun depan harus ada ikon baru lagi. Misalnya cable car di timur jembatan Suramadu, atau bisa tepian Kali Mas dan lainnya," kata wali kota peraih Gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) itu.
Menurut Risma, percepatan pembangunan Surabaya sudah dilakukannya sejak lima tahun menjadi wali kota Surabaya pada periode sebelumnya, yakni 2010-2015.
"Sekarang saya ingin mengajak teman-teman lebih berfikir ke atas lagi. Tahun ini hrus ada lompatan percepatan kemajuan kota, harus ada inovasi baru jika ingin maju," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
