Ratusan suporter melakukan
Ratusan suporter melakukan "sweeping" kendaraan yang akan menuju pulau Madura di Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/5). ANTARA FOTO/Didik Suhartono. (Amaluddin)

Pelaku Sweeping Suporter Arema Didominasi Bonek Junior

kekerasan
Amaluddin • 09 Mei 2016 02:35
medcom.id, Surabaya: Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol Linmas) Surabaya Soemarno mengatakan aksi sweeping yang dilakukan suporter Bonek terhadap Arema di Suramadu tergolong nekat. Pasalnya, pelaku didominasi anak-anak usia alias Bonek Junior.
 
"Kalau kita lihat di Suramadu kemarin, mereka rata-rata masih kecil-kecil dan usianya kisaran 10 hingga 15 tahun," kata Soemarno saat dikomfirmasi, Minggu (8/5/2016).
 
Soemarno tidak mau disebut kecolongan terkait aksi anarki suporter Bonek di Jembatan Suramadu sejak Jumat sore hingga Sabtu dini hari kemarin. Sebab, kata dia, pihaknya telah berkomunikasi dengan para senior suporter bola di Surabaya khususnya Bonek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebenarnya ini ada miss komunikasi antara senior dan junior Bonek yang tidak sejalan. Padahal kami sudah sering melakukan komunikasi agar suasana suporter sepak bola berjalan damai, aman dan tentram di Surabaya," kata dia.
 
Untuk menghindari kejadian susulan, Soemarno mengaku telah mengantisipasinya. Dia menerjunkan tim untuk siaga dan menyisir beberapa lokasi yang difokuskan di sekitaran Suramadu. 
 
"Kami bakal membubarkan kalau sampai ada gerombolan bernuansa suporter, kami minta mereka pulang," ujar dia.
 
Saat ini yang terpenting, kata dia, senior suporter Bonek komitmen menjaga situasi persepakbolaan aman, damai. Caranya dengan cara membangun komunikasi dengan suporter Bonek junior. 
 
"Kalau itu dilakukan (senior mengarahkan junior) komitmen suporter sepak bola yang damai bisa terwujud," pungkas dia.
 
Diketahui, supporter bola di Surabaya men-sweeping kendaraan pelat N saat pertandingan antara Madura United menjamu Arema Cronus di Stadion Bangkalan, Madura pada Jumat 6 Mei 2016 dalam laga lanjutan Indonesia Super Champions 2016. Jika ada kendaraan yang memakai atribut Arema, massa itu tak segan berbuat kasar.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif