Pendaki melintasi bebatuan yang berada di puncak Gunung Arjuno, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (24/4/2016). Foto: Antara/Zabur Karuru
Pendaki melintasi bebatuan yang berada di puncak Gunung Arjuno, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (24/4/2016). Foto: Antara/Zabur Karuru (M Yakub)

Mahasiswa Pendaki yang Tewas Tersambar Petir Dikenal Supel

pendaki tewas
M Yakub • 15 Desember 2016 12:01
medcom.id, Bojonegoro: Bintara Fredyansah, 20, mahasiswa pencinta alam asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meninggal setelah tersambar petir di Lereng Gunung Arjuno. 
 
Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Surabaya, ini tersambar petir Selasa 13 Desember 2016. Jenazahnya baru tiba di rumah duka Jalan Basuki Rahmat Gang Maruf, RT 02/01 Kelurahan Mojokampung, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Kamis dinihari.
 
Ratusan pelayat menyambut kedatangan jenazah Bintara. Baik warga setempat maupun temannya sesama mahasiswa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Jayadi dan Musriatun itu dikenal supel dan suka membantu. Tak heran jika setiap orang yang kenal dengan Bintara merasa kehilangan. 
 
"Mohon doa dari teman-teman semuanya," kata perwakilan keluarga korban, Sutrisno, Kamis (15/12/2016).
 
Yunnardi, 42, teman dekat korban, mengatakan Bintara menyukai kegiatan mendaki gunung. “Sudah sering mendaki, semua jenis olahraga dia suka," katanya.
 
Selanjutnya dikebumikan di pemakaman umum desa setempat. 
 
Rombongan mahasiswa Unesa mulai mendaki Gunung Arjuna-Welirang, Senin siang 12 Desember. Selasa 13 Desember, mereka diadang cuaca buruk dan memutuskan untuk turun. Namun, di perjalanan mereka tersambar petir.
 
Gunung Arjuno adalah gunung berapi kerucut di Jawa Timur berketinggian 3.339 meter di bawah permukaan laut. Gunung ini merupakan salah satu tujuan pada pendaki di Indonesia.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif