NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com
Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com (Antara)

Kodim Ngawi Amankan 11 Ton Pupuk Bersubsidi

pupuk subsidi
Antara • 07 Desember 2015 20:58
medcom.id, Ngawi: Petugas dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0805 Ngawi mengamankan 11 ton pupuk bersubsidi yang diduga hendak dijual tanpa izin oleh pemilik kios di wilayah Desa Ketanggung, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
 
Komandan Kodim 0805 Ngawi Letkol Sugiyono mengatakan pupuk-pupuk tersebut disita dari seorang pemilik kios bernama Sutaryo. "Yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan surat izin untuk menjual pupuk bersubsidi. Terlebih, pupuk-pupuk tersebut merupakan pupuk Pusri yang berasal dari Sragen, Jawa Tengah," ujar Sugiyono, Senin (7/12/2015).
 
Menurut dia, jenis pupuk yang diamankan bervariasi, di antaranya adalah pupuk Urea dan ZA. Totalnya mencapai 11 ton 2 kuintal atau sekitar 224 sak pupuk yang kemudian diamankan untuk dijadikan barang bukti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sesuai rencana, pupuk tersebut akan dijual ke pasaran dengan harga di atas rata-rata dari yang ditentukan oleh pemerintah untuk pupuk bersubsidi," kata dia.
 
Ia menjelaskan penyitaan pupuk bersubsidi oleh petugas Kodim Ngawi tersebut bermula dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas penimbunan pupuk bersubsidi yang dilakukan pelaku.
 
Ratusan sak pupuk tersebut disembunyikan oleh pelaku di dalam gudang samping dapur rumahnya. Mendapati laporan tersebut, anggota lalu menyelidikinya dan menyamar sebagai pembeli hingga dilakukan penggerebekan.
 
Tidak hanya menimbun dan menjual pupuk bersubsidi secara ilegal, kios yang dimiliki pelaku juga belum memiliki izin untuk menyalurkan pupuk bersubsidi. Pelaku berdalih masih mengurus perizinan kiosnya tersebut.
 
Setelah dimintai keterangan, pemilik kios mengaku mendapatkan mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut dari temannya di wilayah Macanan, Sragen, Jawa Tengah.
 
Kini, belasan ton pupuk tersebut disita petugas dan selanjutnya disimpan di Markas Kodim Ngawi guna pemeriksaan lebih lanjut. Kodim juga akan berkoordinasi dengan Polres Ngawi dan Sragen untuk mengusut penyelundupan pupuk bersubsidi tersebut lebih lanjut.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif