Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Kacung Marijan menetapkan Museum INHA dibangun di Jombang. Tujuannya yaitu menghormati para ulama yang berjasa dalam perjuangan Kemerdekaan RI.
Banyak ulama pejuang yang lahir di Jombang. Bahkan, kata Kacung, sejumlah makam pahlawan berada di Jombang. Misalnya, makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari dan KH Abdul Wahab Hasbullah.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Rencana itu, ujar Kacung, sudah muncul sejak masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Anggaran yang dikucurkan sebesar Rp30 miliar untuk pembangunan museum tersebut,” kata Kacung saat menghadiri Pertemuan Nasional Museum Se-Indonesia di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (27/5/2015).
Menurut Kacung, museum akan menyajikan sejarah perkembangan Islam Nusantara. Satu di antaranya Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, ulama dari Tebu Ireng yang menjadi Presiden ke-4 RI.
"Tak lama, Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) juga akan ditetapkan menjadi pahlawan nasional. Hal itu yang menjadi pertimbangan utama mengapa Museum INHA itu didirikan di Jombang," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
