Pak Nabi menunjukkan KTP usai menyabit rumput untuk pakan ternaknya. Foto-foto: MTVN/Agus Josiandi
Pak Nabi menunjukkan KTP usai menyabit rumput untuk pakan ternaknya. Foto-foto: MTVN/Agus Josiandi (Agus Josiandi)

Di Pamekasan, Nabi Jadi Petani

unik
Agus Josiandi • 31 Agustus 2015 18:20
medcom.id, Pamekasan: Setelah muncul nama Tuhan di Banyuwangi, nama Saiton di Palembang, nama Nabi juga muncul di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
 
Nabi adalah warga Dusun Timur, Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan penggembala sapi.
 
"Nama Nabi adalah pemberian orang tua saya, sehari-hari saya memang dipanggil Nabi," ujar Nabi, saat ditemui di kediamannya, Senin (31/8/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di Pamekasan, Nabi Jadi Petani
(KTP Nabi)
 
Nabi sendiri mengaku senang dan tidak keberatan dirinya dipanggil Nabi. Sebab itu sudah menjadi nama panggilannya sejak kecil. "Saya senang dipanggil nabi dan selama ini tetangga sudah terbiasa dengan sebutan itu, " imbuhnya
 
Warga sekitar rumahnya pun tak ragu memanggil pria yang memiliki  tiga putra ini dengan sebutan Nabi. "Sudah biasa. Setiap hari dipanggil Nabi sama warga sini Karena nama asli beliau memang Nabi," terang Jumali, salah seorang tokoh warga setempat.
 
Dari data kartu tanda penduduk (KTP) yang dipegangnya, Nabi lahir di Pamekasan pada 1 Maret 1948 atau sudah berusia 67 tahun.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif