Suasana di Bandara Juanda, MTVN - Syaikhul Hadi
Suasana di Bandara Juanda, MTVN - Syaikhul Hadi (Syaikhul Hadi)

Bandara Juanda Terkena Imbas Penundaan Pesawat asal Jakarta

penerbangan
Syaikhul Hadi • 13 Juli 2016 21:31
medcom.id, Sidoarjo: Penundaan pesawat Sriwijaya dari Terminal Bandara Soekarno - Hatta Tangerang Banten Jurusan Jakarta ke Surabaya berdampak pada penundaan keberangkatan dari Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo Jawa Timur. Hanya saja penundaan tak berlangsung lama, Kamis (13/7/2016). 
 
"Setelah saya confirm ke terminal, memang benar terjadi delay. Tapi itu tak berlangsung lama kok, enggak sampai dua jam," ucap Legal and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Juanda Surabaya, Liza Anindya Rahmadiani, di Sidoarjo.
 
Sementara, Manager Operasional PT Bandara Juanda, Haruman Sulaksono membenarkan adanya penundaan pesawat Sriwijaya dari Terminal Bandara Soekarano Hatta Tangerang Banten Jurusan Jakarta - Surabaya. Menurutnya penundaan tersebut juga berimbas pada penundaan penerbangan di bandara lain. Seperti Bandara Juanda. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasti lah. Kalau di satu titik terjadi penundaan, maka di bandara yang dituju juga mengalami penundaan yang sama," ujar Haruman Sulaksono. 
 
Meski begitu, menurut Haruman, jika terjadi penundaan pesawat sebagaimana yang sudah di jelaskan dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (delay management) maka para pengguna jasa penerbangan akan diberi kompensasi sebuah makanan ringan maupun makanan berat. Bahkan, jika mendesak pun juga akan mendapatkan ganti rugi berupa materi. 
 
"Tadi delay-nya kurang lebih satu jam-an. Kalau terjadi delay para penumpang akan dapat kompensasi dari badan usaha angkutan udara tersebut," jelasnya. 
 
Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya delay. Pertama faktor Cuaca, dan Kedua faktor operasional. Namun hingga kini pihaknya masih melakukan kroschek terlebih dahulu kepada Sriwijaya, faktor yang menyebabkan pesawat tersebut delay. 
 
"Tadi memang ada penumpang yang marah, karena pada umumnya semua orang ingin terbang sesuai jadwalnya. Harusnya sebelum terjadi delay, sebaiknya pengguna jasa diberitahu terlebih dahulu agar mereka tahu akibat penundaan. Kami masih akan melakukan kroschek dulu ke Sriwijaya," tandasnya. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif