Kapal tak muat menampung, tapi penumpang tetap nekat naik. Penumpang hilang kesabaran, karena KM KM Bahari Express 9C yang sedianya mengangkut mereka tak jua tampak. Syahbandar setempat tak bisa apa-apa lagi. Meski kelebihan muatan, mereka tetap membiarkan KM Dharma angkat jangkar.
“Takut ada unjuk rasa kalau kapal tak diizinkan berlayar,” kata Kepala Syahbandar Pelabuhan Kalianget, Mohammad Iksan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Iksan berharap KM Dharma Bakti sampai tempat tujuan dengan selamat. Dia menyebut kapal yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas cukup berisiko. Tapi, karena penumpang sulit diatur, akhirnya tetap diberangkatkan meski penumpang berdesakan.
Baca: Kapal Kandas di Sumenep, 392 Penumpang Selamat
Manager Operasional KM Dharma Bakti Sumekar 1 Bambang Suprio membenarkan penumpang kapal melebihi kapasitas. Bahkan penumpang membludak hampir dua kali lipat. Biasanya hanya mengangkut 250 penumpang, sekarang terpaksa membawa lebih 400 orang.
“Kita akui kapal memang melebihi kapasitas. Tapi itu masih wajar. Penyebabnya tidak ada pelayaran perintis dari express,” ungkapnya.

Suli, penumpang KM Dharma Bakti Sumekar 1, mengaku tak ambil pusing meski berdesakkan. Mahasiswa perguruan tinggi swasta di Sumenep itu sudah tak sabar ingin bertemu orang tua.
Di lain pihak, KM Bahari Express 9C yang dijadwalkan mengangkut pemudik gratis masih di perairan Kecamataan Ra’as. Kapal tak bisa bergerak karena baling-baling kapal rusak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
