"Kalaupun menyalakan api unggun, apinya harus dipastikan padam saat meninggalkan gunung. Agar tidak menjalar ke mana-mana," kata Gus Ipul, di Surabaya, Senin (19/10/2015).
Sebab, kata Gus Ipul, berdasarkan laporan yang diterimanya, penyebab kebakaran lahan hutan di lereng Gunung Lawu itu dikarenakan ada bekas api unggun yang dibuat pendaki.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Jadi, kebakaran di Gunung Lawu itu sumber apinya adalah sisa api unggun yang dibuat pendaki. Laporan yang saya terima begitu," katanya.
Akibatnya, kata Gus Ipul, sebanyak tujuh orang pendaki meninggal dunia karena terbakar.
Kebakaran hutan di Lereng Gunung Lawu terjadi pada Minggu, 18 Oktober, di jalur pendakian antara pos 3 dan 4. Akibatnya, sekitar 50 pendaki yang hendak turun terjebak kobaran api dengan ketinggian lima meter. Mereka panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan berjalan kembali ke atas dan melompat ke ranting hutan yang tidak terbakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
