Kepala RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran, mengatakan kondisi mereka membaik. Ia menargetkan kedua santri pulang nanti sore.
"Tapi saat ini mereka masih mendapat asupan cairan melalui infus dan selang oksigen. Sebab mereka masih mengeluh pusing," kata Pudji di RSUD Jombang, Selasa (22/11/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
RSUD Jombang merawat 27 santri yang diduga keracunan zat dari fogging. Sementara 25 santri sudah pulang dan hanya menjalani perawatan jalan.
Baca: Setelah Fogging, Puluhan Santri di Jombang Mual dan Muntah
Menurut Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, Dinas Kesehatan memeriksa kandungan untuk fogging. Dinkes menemukan zat asing.
"Zat digunakan untuk fogging bukan zat biasa yang sudah ditentukan oleh dinas kesehatan. Hal ini didasarkan pada konsentrat dari sampel yang kita ambil di lokasi," tegas Agung.
Polres lantas meminta keterangan pemerintah desa sebagai penyelenggara kegiatan fogging. Diduga, petugas menggunakan zat tak sesuai dengan ketentuan dari Dinas Kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
