“Sangat ramai, masyarakat benar-benar memanfaatkan MPP,” ini kata Chorina, salah satu petugas bagian informasi di MPP Surabaya, Senin, 6 November 2017.
MPP tersebut telah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada Oktober 2017. Sejak itu, kata Rina, demikian ia disapa, pengunjung eks Gedung Siola Surabaya membeludak. “Bahkan pernah kekurangan kursi buat duduk. Tapi sekarang tempat duduknya telah ditambah,” katanya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Selain ratusan pelayanan publik itu, juga ada tiga instansi, yaitu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Surabaya, Polrestabes, dan PDAM. “Rencananya nanti juga akan ada Imigrasi, DJP (perpajakan). Insyaallah sekarang masih proses,” katanya.

Adapun sejumlah layanan perizinan yang disiapkan tiga instansi tersebut. Yaitu Polrestabes Surabaya menyiapkan tiga pelayanan publik seperti pengurusan SKCK, SIM dan surat tanda laporan kehilangan dari kepolisian.
“Selain ratusan pelayanan publik itu, juga terdapat 20 SKPD Pemkot Surabaya, antara lain Dispendukcapil, Dinas Perhubungan, Dinas Ketenagakerjaan, dan lainnya,” katanya.
Sutadji, warga Banyuurip Surabaya, mengaku senang adanya MPP tersebut. Sebab, kata dia, masyarakat tidak perlu wira-wiri datang ke Instansi Pemkot untuk mendapat pelayanan publik.
“Sekarang tinggal datang ke satu tempat, semua yang diperlukan sudah ada. Jadi gak repot-repot lagi kesana kemari,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
