Ketiga calon kuat itu antara lain Kiai Haji Said Aqil Siradj (petahana), K. H. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah (pengasuh pondok pesantren Tebuireng), dan Asad Said Ali (salah satu Ketua PBNU).
"Saya kira ketiganya bakal maju dan menjadi kandidat kuat. Kalau saya sendiri tidak akan maju. Saya bertugas menyiapkan konsep dan materi muktamar," kata Ketua Panitia Pengarah atau Steering Comite (SC) Muktamar ke-33 NU, Slamet Effendi Yusuf, Kamis (30/7/2015).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Soal peta kekuatan tiga kandidat, Slamet tidak berani mengumbar komentar. Pasalnya, tiga kandidat itu masih melakukan pendekatan ke sejumlah pengurus di daerah.
"Saya kira bukan hanya dua kandidat. Karena kini muncul Pak Asad Ali yang juga maju. Jadi, belum bisa dipetakan kekuatannya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
