Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id. (Rahmatullah)

Penyebar Hoaks Sebut Petugas KPPS Mati Diracun Ditangkap

hoax
Rahmatullah • 09 Juli 2019 12:39
Sumenep: Polres Sumenep, Jawa Timur, menangkap seorang penyebar hoaks yang menyebut petugas KPPS mati diracun. MS, 34, ditangkap di rumahnya sendiri di Desa Pamolokan Kecamatan Kota pada Senin, 8 Juli 2019.
 
Tersangka mengunggah hoaks tersebut pada 9 Mei 2019 lalu di grup Facebook "Sumenep Baru" menggunakan akun pribadi.
 
“Tersangka memposting berita yang tanpa berdasarkan fakta itu agar semua orang bisa membaca postingan tersebut,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa, 9 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah barang bukti turut disita untuk kepentingan penyidikan, yaitu 16 lembar hasil cetak pada akun Facebook tersangka, 1 unit ponsel warna hitam, dan 1 buah sim card.
 
Tersangka dijerat Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 dan atau pasal 45 A ayat 1 Jo pasal 28 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 Tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
 
Menurut Widi, dalam unggahan itu tersangka mengajak relawan 02 mengambil sampel surat suara di beberapa daerah untuk dibawa ke laboratorium. Tersangka menyebut kemungkinan besar kertas tersebut beracun yang menyebabkan banyak petugas di TPS meninggal.
 
Tersangka juga menyebut dari dulu PKI suka menebar racun buat membunuh pribumi. Tersangka juga mengajak warganet waspada. Dalam unggahan itu tersangka juga mengatakan pemerintah bungkam karena mereka menyuruh golongannya sendiri. Dia akhir unggahan, tersangka menulis ‘dasar rezim PKI!’
 
“Tersangka mendapatkan berita bohong tersebut dari grup WhatsApp dengan nama grup Eksekulator. Selanjutnya tersangka dengan sengaja memposting berita tersebut melalui akun Facebook miliknya,” jelas Widi.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif