AM, seorang siswa, menyebutkan KS merupakan guru olahraga di sekolahnya. AM menilai KS sebagai guru yang hyperaktif. Kadang, kata AM, KS memeluk dan mencubit paha serta perut siswa.
"Bahkan saya pernah dipaksa untuk melihat video porno sambil dipeluk. Pak Guru juga sering megang daerah payudara," kata AM saat ditemui Metrotvnews.com, di rumahnya di Kecamatan Bareng, Jumat (17/6/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Meski demikian, siswi kelas VII SMP itu enggan melaporkan kejadian itu pada orangtuanya. Alasannya, KS sering mengancam akan memberikan nilai buruk padanya bila AM melaporkan kejadian tersebut.
Kejadian itu membuat AM kerap murung. Sebagai orangtua, Rr curiga dengan perubahan sikap AM.
"Beberapa kali AM tiba-tiba nangis tanpa alasan jelas," terang Rr.
Keanehan lain, AM tampak berat hati saat hendak berangkat sekolah. Malah, AM meminta pindah sekolah.
Ibunya kemudian bertanya pada AM. Semula AM bungkam. Namun akhirnya, AM menceritakan kejadian tak senonoh yang didapat dari KS.
Setelah mendapat keterangan dari AM, orangtua mendatangi sekolah. Sugeng, kepala sekolah, yang menerima laporan langsung mengumpulkan siswa kelas VII. Sugeng mendapat informasi bukan hanya AM yang mendapat perlakuan dari KS. Tapi beberapa siswa lain.
Sugeng mengaku memindahtugaskan KS ke sekolah lain setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Jombang. "Terhitung 1 Juni 2016, SK perpindahan KS sudah turun. Jadi ia bukan lagi guru di sekolah sini," kata Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
