Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat merilis kasus narkoba jaringan Malaysia. (Medcom.id/Amal).
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat merilis kasus narkoba jaringan Malaysia. (Medcom.id/Amal). (Amaluddin)

Bandar Narkoba Jaringan Malaysia Tewas Ditabrak Truk

sabu narkotika
Amaluddin • 09 Juli 2019 12:52
Surabaya: Peter Kreistiono seorang bandar narkoba jaringan Malaysia tewas tertabrak truk ketika berusaha kabur dari kejaran Tim Satgas Hantu Ditresnarkoba Polda Jawa Timur. Peter merupakan penyelundup 11,5 kilogram narkoba jenis sabu dengan tujuan Jatim.
 
"Tersangka meninggal saat mencoba kabur saat hendak dibawa ke Polda Jatim," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, saat jumpa pers di Mapolda Jatim, di Surabaya, Selasa, 9 Juli 2019.
 
Luki menceritakan, Tim Satgas Hantu Ditresnarkoba Polda Jatim menangkap Peter di rumahnya, di Perum Permata Taman Palem Blok A5/ 16, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu, 3 Juli 2019. Dalam penangkapan itu, petugas menyita 11,5 kilogram sabu. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Barang bukti sabu terbungkus plastik yang dimasukkan ke dalam 10 galon cat. Masing-masing galon cat itu rata-rata berisi sekitar 1 kg sabu," ujarnya.
 
Kemudian petugas membawa Peter dengan tangan diborgol. Dalam perjalanan, rombongan polisi mampir ke SPBU di rest area tol Tambun untuk mengisi BBM, saat itu tersangka Peter minta izin kepada petugas untuk ke toilet buang air kecil. 
 
"Petugas mengizinkan dengan tangan terborgol dan pengawalan," katanya.
 
Tak lama kemudian tersangka Peter berupaya untuk kabur dengan cara mendorong polisi hingga jatuh. Lalu tersangka Peter lari dan nekat melompat dari pembatas tol untuk menghindari petugas.
 
Nahas, Peter yang berusaha kabur malah tertabrak truk. Saat itu, petugas belum mengambil tindakan tegas terukur (menembak) karena melihat situasi yang ramai dan berada di tempat umum.
 
"Kemudian petugas membawa tersangka Peter ke Rumah Sakit Herlina, Tambun, Bekasi, untuk diberikan pertolongan dan perawatan intensif. Namun keesokan harinya tersangka meninggal," kata Luki.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif