Salah satunya butik milik Hj. Munzilah. Baju adat khas daerah yang ada di butiknya mayoritas dipesan oleh para pelajar yang sekolahnya mengadakan peringatan hari kartini.
“Rata-rata pemesanan dilakukan seminggu sebelum hari kartini, dan saat ini sudah habis stok baju daerah yang ada disini,” ujarnya, saat ditemui Metrotvnews.com, Rabu (20/4/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Perempuan berhijab ini menambahkan, selain menyediakan baju sewaan butiknya juga menyediakan jasa merias wajah.
“Pendapatan terbanyak didapat dari hasil merias, karena sekali rias bisa mendapatakan 250 ribu,” imbuhnya.
Hal senada juga diutarakan, M. Khoirullah (45) penyedia baju pakaian adat. Dirinya juga mengaku kehabisan stok pakaian adat untuk peringatan Hari Kartini. Karena banyak konsumen yang datang untuk menyewa baju saat Hari Kartini, koleksi baju yang biasa dipakai untuk acara pernikahan laris manis disewa.
“Semuanya stok baju sudah habis sejak dua hari lalu untuk perayaan kartini," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
