Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi, selaku penanggung jawab acara mengaku menjual dua juta buku beragam genre di acara tersebut. Semula ia pesimistis. Namun sikapnya itu terbantahkan dengan kedatangan pengunjung sejak hari pertama pameran yaitu 20 Oktober.
"Dari 2 juta buku itu telah terjual sebanyak 60 persen selama pameran berlangsung," kata Uli di acara penutupan Big Bad Wolf di JX International, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Pameran berlangsung selama 278 nonstop. Warga dapat membeli buku-buku tersebut dengan tawaran potongan harga mulai 60 hingga 80 persen.
Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf menilai kegiatan itu ampuh meningkatkan daya baca masyarakat. Harga buku yang murah pun menghidupkan usaha masyarakat.
"Harapan saya tahun depan digelar lagi pameran ini. Kalau bisa bertepatan dengan HUT Jatim," harap pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.
Gus Ipul mencontohkan putra bungsunya yang masih duduk di bangku kelas IV SD. Putranya itu bolak balik ke pameran untuk membeli beragam buku.
"Anak bungsu saya yang duduk di kelas IV, Muhammad Farelino Ramadhan minta uang pada saya untuk belanja buku, dan dia berangkat bersama-sama temannya untuk beli buku," cerita Gus Ipul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
