Ilustrasi angkutan Kota Surabaya, Jawa Timur (Foto: MI)
Ilustrasi angkutan Kota Surabaya, Jawa Timur (Foto: MI) (Amaluddin)

Organda Surabaya Berkukuh Tak Turunkan Tarif Angkutan Umum

penurunan tarif angkutan umum
Amaluddin • 06 April 2016 16:18
medcom.id, Surabaya: Organisasi Angkutan Darat (Organda) Surabaya, Jawa Timur, berkukuh tak menurunkan tarif angkutan umum. Alasannya, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar tidak disertai dengan penurunan harga suku cadang kendaraan.
 
"BBM turun, harga onderdil enggak turun, justru malah naik. Maka itu, kami menolak menurunkan tarif," kata Ketua Organda Surabaya Sunhaji Illaloh saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (6/4/2016).
 
Sunhaji mengaku sulit menurunkan tarif angkutan umum di Surabaya. Menurut dia, harga suku cadang kendaraan mengikuti kurs dolar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, turunnya harga BBM sebesar Rp500 tidak membawa perubahan signifikan. Tarif angkutan kota di Surabaya rata-rata Rp4 ribu per orang, jadi kalau turun 3 persen sekitar Rp150.
 
"Kalau harga BBM turun Rp1.000 hingga Rp1.500, kami baru bisa menghitung penurunannya berapa. Kalau turunnya hanya Rp500 dan tarif angkutan turun Rp150, pengaruhnya tidak ada," kata dia.
 
Pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) premium dan solar pada April 2016. Mulai 1 April, harga premium semula Rp6.950 per liter menjadi Rp6.450 per liter, solar Rp5.150 per liter dari sebelumnya Rp5.650.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(TTD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif