Pepohonan di sekitar pabrik PT Semen Gresik di Tuban, Jawa Timur, MI - Abdus Syukur
Pepohonan di sekitar pabrik PT Semen Gresik di Tuban, Jawa Timur, MI - Abdus Syukur (Abdus Syukur)

Pengobatan Gratis untuk Jaga Kesehatan Warga

semen indonesia
Abdus Syukur • 12 Mei 2017 10:25
medcom.id, Tuban: Menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat tak boleh diacuhkan. Lantaran itu, PT Semen Gresik (SG) Tuban memberikan fasilitas pengobatan gratis untuk warga di desa sekitar pabrik di Tuban, Jawa Timur.
 
Ketua Tim Medis Pengobatan dan Posyandu Gratis PT SG Tuban, dr Hengky Handoko, menyampaikan kegiatan itu berlangsung sejak 1995. Kini, fasilitas itu berkembang menjadi Posyandu gratis.
 
“Hingga 2016 lalu, cakupannya ada 26 desa yang kami layani secara berkala. Bahkan pada 2016 lalu, kami fokus dengan peningkatan kegiatan posyandu dengan formulasi baru dan tolok ukur yang jelas,” kata dr Hengky.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sudah ribuan warga di desa-desa di sekitar lokasi PT SG Tuban yang dilayani dalam pengobatan gratis. Sebagian besar dari masalah kesehatan yang dikeluhkan warga adalah pegal linu dan nyeri tulang, sakit maag dan punggung, penyakit kulit dan mata, sakit gigi hingga batu pilek atau flu yang disebabkan perubahan cuaca.
 
“Dari data rekap medik, ada 10 penyakit terbanyak yang diderita warga sekitar lokasi pabrik. Paling dominan jenis penyakit ringan seperti pegal linu dan lainnya. Kalau flu, penyebabnya juga karena perubahan cuaca,” imbuh dr Hengky.
 
Untuk penyakit pernapasan maupun sejenis seperti ISPA, penderitanya justru tidak banyak. Mereka juga tak berdomisili di daerah yang masuk dalam kategori ring 1 di sekitar pabrik.
 
Mereka berdomisili seperti di Desa Karanglo. Sementara wilayah kategori ring 1 misalnya Desa Tlogowaru.
 
Sedangkan untuk kegiatan posyandu, target yang diharapkan adalah meminimalisasi balita gizi buruk. Target itu terpenuhi seiring dengan penguatan kelembagaan posyandu di masing-masing desa.
 
“Semua posyandu diberdayakan dan administrasi dibenahi. Bahkan posyandu memiliki raport untuk tiap balita yang menjadi anggotanya dan jika ada balita masuk dalam BGM (bawah garis merah), akan dilakukan pendekatan oleh pengurus posyandu bersama tim medis. Makanya diharapkan, angka gizi buruk tidak ada lagi di warga sekitar lokasi perusahaan,” terang dr Hengky.
 
Sementara, Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum PT SG Pabrik Tuban, Aris Sunarso, menyampaikan komitmennya untuk menggelar pengobatan dan posyandu gratis. Karena kesehatan warga juga menjadi tanggung jawab PT SG Tuban yang tidak terpisahkan dengan masyarakat.
 
“Kami ini bagian dari masyarakat dan merasa menjadi satu dan tidak bisa terpisahkan dengan masyarakat. Makanya, menjaga kesehatan warga ini merupakan bentuk kepedulian kami yang akan terus kami laksanakan,” tegas Aris.
 
Saat ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, pengobatan dan posyandu gratis yang dilakukan PT SG Tuban, untuk sementara dilakukan di enam desa di Kecamatan Merakurak.
 
“Akan dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami kerja sama dengan Stikes NU (Sekolah Tinggi Kesehatan) Tuban. Saat ini, untuk sementara baru digelar di enam desa di Kecamatan Merakurak dan desa-desa yang dilayani akan terus bertambah,” tandas Aris. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif