Mobil Ertiga yang ringsek parah setelah mengalami kecelakaan beruntun di jalur pantura di Situbondo. (ISTIMEWA).
Mobil Ertiga yang ringsek parah setelah mengalami kecelakaan beruntun di jalur pantura di Situbondo. (ISTIMEWA). (Amaluddin)

Kecelakaan Beruntun di Situbondo Diduga Rem Truk Blong

kecelakaan lalu lintas
Amaluddin • 05 Juli 2019 09:45
Surabaya: Kecelakaan maut melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Hutan Baluran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Kamis, 4 Juli 2019. Kecelakaan di KM 253 dari arah Surabaya menuju Banyuwangi itu terjadi diduga lantaran rem blong.
 
"Diduga kendaraan truk nopol DR 8806 AZ mengalami rem blong, sehingga terjadi kecelakaan beruntun," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, dikonfirmasi.
 
Akibat kecelakaan itu, satu orang meninggal dan 10 orang lainnya luka-luka. Korban meninggal atas nama Masrukah yang seorang pengawas TK/SD di Gresik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan dua orang mengalami luka berat, satu diantaranya adalah Suwandy Sucioto pengemudi mobil Ertiga yang mobilnya ringsek berat. Beruntung, penumpang lain yang merupakan istri Suwandy mengalami luka ringan dan anaknya selamat. 
 
"Selain dua korban luka berat, juga ada delapan orang lainnya mengalami luka ringan. Semua korban telah dilarikan ke RS Blambangan Banyuwangi," kata Barung.
 
Berdasarkan laporan yang diterima Barung, kecelakaan maut itu melibatkan enam kendaraan. Yaitu truk DR 8806 AZ, Ertiga BP 1096 ME, L300 L 9363 P, Bus W 7638 UN, Bus II (nopol belum ada), dan Truck S 8861 UQ.
 
Kata Barung, semula truk DR 8806 AZ bermuatan makanan ringan melaju dari arah Situbondo menuju ke arah Banyuwangi. Sesampainya di TKP, diduga mengalami rem blong, sehingga truk terus melaju dan menabrak rangkaian kendaraan yang sebenarnya sedang berada dalam posisi berhenti karena ada perbaikan jalan.
 
"Kemudian, ada lima kendaraan yang saat itu juga melaju dari arah berlawanan, juga secara beruntun ditabrak truk DR 8806 AZ. Kerasnya benturan mengakibatkan sejumlah kendaraan rusak berat, bahkan ada truk yang terguling dan masuk ke arah parit," kata Barung.
 
Saat ini, lalu lintas di jalur Baluran merembet macet, karena sejumlah kendaraan masih terguling di badan jalan. Kini petugas di lapangan sibuk untuk mengevakuasi kendaraan terlibat kecelakaan tersebut. 
 
"Kami imbau agar pengendara lebih berhati-hati, apalagi di kawasan itu sedang ada perbaikan jalan," kata Barung.
 

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif