Unit I Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap tindak pidana penganiayaan dan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur. Medcom.id/Amaluddin
Unit I Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap tindak pidana penganiayaan dan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur. Medcom.id/Amaluddin (Amaluddin)

Kepala Sekolah Cabul di Surabaya Ditangkap

pelecehan seksual kekerasan seksual anak
Amaluddin • 05 Juli 2019 16:48
Surabaya: Unit I Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jawa Timur menangkap AS, kepala sekolah penganiaya dan pencabul siswanya yang di bawah umur. AS merupakan kepala sekolah di salah satu SMP swasta di Kota Surabaya.
 
"Tersangka AS ini melakukan tindak pidana penganiayaan dan pencabulan dan penganiayaan atau pencabulan terhadap enam siswanya. Semua siswa yang mengalami penganiayaan dan pelecehan seksual berkelamin laki-laki," kata Kasubdit 4 Tipid Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Festo Ari Permana, di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat, 5 Juli 2019.
 
Keenam siswa korban penganiayaan dan atau pencabulan itu rata-rata berusia 15 tahun. Kelakuan AS sangat janggal karena sudah memiliki istri dan tiga anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami saat ini masih mendalami apakah yang bersangkutan memiliki kelainan seksual atau tidak," ujar Festo.
 
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan orang tua korban. Pada 3 April 2019, pelapor mengadakan pertemuan dengan wali murid lainnya, untuk membahas nilai anaknya yang turun. Dari pertemuan tersebut, salah seorang wali murid mengaku anaknya menjadi korban pencabulan sang kepala sekolah.
 
"Bahkan menurut keterangan korban, perbuatan tersangka AS juga disaksikan oleh teman-temannya. Tersangka memegang dan meremas kemaluan korban saat korban sedang berwudu, bahkan ada korban yang dipukul punggungnya menggunakan pipa paralon," ujar Festo.
 
Tersangka dijerat Pasal 80 dan/atau Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. AS terancama pidana penjara maksimal 15 tahun.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif