Baca: Sandal Bergambar Identik Lafadz Allah Disita Polres Gresik
Karenanya, mereka meminta maaf kepada umat Islam. Permohonan maaf itu disampaikan melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Kami mengkui itu kesalahan kami. Kami telah meminta maaf kepada MUI, PBNU, dan PWNU Jawa Timur," kata Manager Operasional PT Pradipta Perkasa Makmur, Hengky, di Gresik, Selasa (13/10/2015).
Hengky menyatakan, beredarnya sandal ini merupakan kesalahan perusahaannya. Sebagai konsekuensi, pihaknya telah menyatakan permintaan maaf secara terbuka.
"Kami akan bertanggung jawab sesuai dengan aturan yang ada. Kami juga meminta maaf kepada suluruh umat Islam dan masyarakat Indonesia. Apa yang kami lakukan bukan kesengajaan," ujar Hengky.
Produksi sandal ini ramai diperbincangkan netizen (sebutan pengguna internet). Selanjutnya, kasus ini ditindaklanjuti Polres Gresik dan telah disita 609 pasang sandal dan tiga mesin produksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
