Foto tersebut diunggah di akun Facebook bernama Fauzi Akbar Al Kareem. Fauzi pun menuliskan komentar mengenai foto itu.
"Apa ini yang namanya perubahan... Selamatkan Kabupaten Malang...," tulis Fauzi dalam akunnya, Senin (23/11/2015).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Pengguna FB lainnya, Junaedi Hakam, pun mengomentari foto itu. Menurut Junaedi, pasangan calon yang menampilkan model seperti itu harus didiskualifikasi.
Namun ada juga yang tak percaya. Pengguna akun Ahmad Fauzan menuliskan warga Malang lebih pintar memilih pemimpin.
"... Warga Kabupaten Malang sudah paham siapa calon bupati yang suka menebar fitnah dan menghalalkan segala cara...," tulis Fauzan.
Di lain tempat, panitia kampanye 'Malang Anyar', Asep Suud Abdillah, membenarkan sejumlah turis beraksi di panggung kampanye. Mereka menari di atas panggung dengan berbikini.
Asep mengakui foto itu asli. Kampanye itu berlangsung di Pantai Ungapan Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, pada Minggu 22 November 2015.
"Itu kan lokasi kampanyenya di tempat wisata. Siapa saja boleh ikut bergabung," kata Asep.
Asep menyayangkan pihak yang menyebarkan informasi dan foto-foto tersebut. Sebab, bule yang mengenakan bikini hanya beberapa orang. Sementara beberapa lain masih mengenakan pakaian lengkap.
Asep menilai publik Malang akan mengerti. Sebab, lokasi kampanye berada di pantai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
