Kebakaran hutan di Semeru terjadi di Blok Watu Rejeng sejak Rabu 21 Oktober 2015. Setidaknya lahan seluas 10 hektare terbakar dan mengarah ke jalur pendakian. Kebakaran itu juga mengakibatkan longsor dan membahayakan pendaki.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencatat, ada 150 hingga 200 pendaki yang berada di jalur pendakian Semeru saat kebakaran terjadi. Namun, petugas TNBTS bersama masyarakat peduli api (MPA) dan relawan berhasil mengevakuasi pendaki secara bertahap melalui jalur Ayek-ayek.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(TTD)
