Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Dia mengatakan di kaki Suramadu sisi Surabaya terdapat 83 ribu KK (Kepala Keluarga). Bukan persoalan mudah merelokasi ribuan masyarakat yang sudah bertahun-tahun menempati kaki jembatan Suramadu.
"Tidak akan ada investasi, jika 83 ribu KK itu direlokasi akan menjadi problem sosial," kata Pakde Karwo, di Surabaya, Rabu (10/2/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Begitu juga dengan kaki Suramadu sisi Madura. Meski banyak lahan untuk dijadikan potensi investasi, kata Pakde Karwo, kecil kemungkinan dapat terwujud.
"Siapa yang mau bertempat tinggal di kaki Suramadu sisi Madura?. Untuk melintasi Suramadu pulang-pergi saja harus merogoh kocek Rp60 ribu. Jadi tidak akan ada investasi," terangnya.
Meski demikian, kata dia, kaki Suramadu baik dari sisi Surabaya atau Madura bisa dikembangkan dengan cara membenahi kawasan sekitar sebelum melakukan investasi bisnis.
"Kalau dengan cara membenahi kawasannya bisa, tetapi kalau untuk investasi sulit," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
