Kediaman sang pemilik, Suwito dan Pranti, mendadak ramai didatangi warga setelah sapi peliharaannya beranak dengan kondisi tidak normal, berkepala dua. Peristiwa langka itu langsung mengundang penasaran warga. Mereka pun terus berdatangan ingin menyaksikan sapi tersebut.
Anak sapi berjenis kelamin betina ini sebenarnya hampir sempurna seperti sapi pada umumnya. Keanehan hanya terletak pada bagian kepala. Sapi itu memiliki dua moncong serta memiliki empat mata. Sementara, badannya normal seperti sapi biasa dengan empat kaki dan satu ekor.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Sapi ini tidak bisa berdiri layaknya anak sapi yang baru lahir. Pemilik terpaksa harus memberinya susu menggunakan dot karena sapi malang ini tidak bisa menyusu pada induknya.
Sebelum peristiwa langka ini terjadi, Suwito mengaku mendapat firasat melalui mimpi. Ternyata, sapi peliharaannya dalam kandang telah beranak. Meski dalam kondisi tidak normal, Suwito mengaku akan tetap akan memelihara sapi ini.
"Saya dikejar sapi jantan," ujar Suwito, Jumat (6/2/2015).
Seorang dokter hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Ponorogo berpendapat lahirnya anak sapi berkepala dua ini dimungkinkan karena terjadi pembelahan sel induk yang tidak sempurna. Ini terjadi karena banyak faktor, di antaranya faktor genetik dari induk sebelumnya.
"Bisa saja faktor nutrisi induk yang kurang terpenuhi saat bunting," ujar Kasi Perlindungan dan Kesehatan Ternak, Dinas Peternakan Ponorogo, Siti Barokah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(BOB)
