Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id. (Bagus Suryo)

19 Desa di Kabupaten Malang Berpotensi Kekeringan

kemarau dan kekeringan
Bagus Suryo • 11 Juli 2019 15:08
Malang: Sebanyak 19 desa di Kabupaten Malang, Jawa Timur berpotensi mengalami kekurangan air bersih akibat kekeringan. Desa-desa berpotensi kekeringan itu tersebar di Kecamatan Singosari, Donomulyo, Pagak, Lawang, Jabung, Sumbermanjing, Kepanjen, dan Bantur. Jumlah warga yang diperkirakan kekurangan air bersih seperti tahun lalu sebanyak 8.404 kepala keluarga atau 25.581 jiwa.
 
"Kami sudah menyiapkan 10 mobil tangki setiap harinya. Petugas bisa langsung mengedrop air sesuai permintaan warga," kata Pelaksana Tugas Bupati Malang HM Sanusi kepada Media Indonesia, Kamis, 11 Juli 2019. 
 
Kendati belum ada warga yang meminta bantuan air bersih, Pemkab sudah menyiapkan anggaran sebanyak Rp400 juta. Anggaran itu untuk pengadaan 1.000 tangki air selama kemarau. Adapun pos anggarannya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sedangkan kebutuhan air diambilkan dari Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan dan sumber-sumber air terdekat yang dikelola oleh perumda tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Anggaran itu juga untuk mengantisipasi kebakaran," katanya.
 
Selain menyiagakan armada khusus yang mendistribusikan air, Pemkab juga mulai memasang 5 tandon penampung air di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo dan 4 tandon di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo. Sebanyak 35 hidran juga sudah dipasang oleh Perumda Tirta Kanjuruhan di Kecamatan Donomulyo.
 
Hasil pendataan tim BPBD mengungkapkan daerah terdampak kekeringan tahun ini diperkirakan menurun. Sebab sudah ada perluasan pelayanan air bersih di Donomulyo. Sarana prasara air bersih dari swadaya masyarakat dan bantuan pemerintah semakin bertambah dalam beberapa tahun terakhir.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif