Ironisnya, puluhan baliho dan reklame yang berjajar di depan Pendopo Kabupaten Jombang itu didominasi oleh gambar Bupati Jombang Nyono Suharli.
"Ini kan acaranya sudah selesai. Kok enggak ada penertiban. Menganggu sekali, seperti kampanye," ujar Adhit Koesworo, salah satu warga Jombang saat ditemui Metrotvnews.com, di lokasi, Senin (10/10/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurutnya, keberadaan reklame dan baliho tersebut tidak pada tempatnya dan berpotensi membahayakan pejalan kaki dan warga.
"Baliho dipasang hanya mengunakan penyangga dari bambu. Kalau lapuk dan roboh kan membahayakan orang," imbuhnya.
Warga lainnya, Saiful Anwari, juga mengeluhkan hal serupa. Dia berharap baliho-baliho itu segera ditertibkan.
"Kalau dibiarkan, akan tambah banyak nantinya baliho yang ada di Alun-alun Jombang," tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jombang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
