Antrean Kendaraan Diesel Mengular di SPBU Batam

Anwar Sadat Guna 16 November 2018 19:13 WIB
migaspertamina
Antrean Kendaraan Diesel Mengular di SPBU Batam
Kelangkaan menyebabkan antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU pada Jumat, 16 November 2018. Medcom.id/ANwar Sadat Guna
Batam: Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar langka dalam dua hari terakhir di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kelangkaan menyebabkan antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU pada Jumat, 16 November 2018.  

Pantauan Medcom.id, puluhan kendaraan roda empat, bus, dan truk, antre untuk mendapatkan solar di SPBU KDA, Batam Centre, Kota Batam. Antrean mulai terlihat dari pagi menjelang siang.

Tidak hanya di SPBU KDA, puluhan kendaraan juga antre di SPBU Batam Centre, Jalan Raja Isa, Kota Batam. Kondisi tersebut sudah terlihat dalam dua hari terakhir.


Kelangkaan solar juga menyebabkan terjadi penumpukan kendaraan di SPBU lain seperti di Tiban, dan wilayah lainnya.

Kepala Region Pertamina Batam, Oos Kosasih, mengatakan, sesuai Undang-Undang No 22 tahun 2001, Pertamina ditunjuk oleh Pemerintah untuk menyalurkan BBM jenis solar bersubsidi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.  

Terkait panjangnya antrean BBM belakangan ini, kata Oos, Pertamina sedang menormalisasi sesuai kebutuhan riil masyarakat. Pertamina melihat angka penggunaan pada September 2018 sebanyak 142 kiloliter per hari dinilai terlalu tinggi. Di tahun sebelumnya, penggunaan solar berada di bawah 90 kiloliter per hari,

"Angka itu (142 KL) terlalu tinggi, sehingga kita melakukan normalisasi di bulan Oktober sebanyak 119 kilo liter per hari rata-rata," ujarnya.

Perpres No 191 Tahun 2014 jelas menyebut kriteria konsumen yang boleh menggunakan solar bersubsidi. Pertamina berusaha mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk menggunakan produk nonsubsidi seperti Dexlite.

Untuk mengantisipasi kerawanan gangguan keamanan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri mengimbau masyarakat Batam agar tidak panik. Terutama untuk menyikapi antrean panjang BBM di beberapa SPBU.

"Kepolisian akan bekerja sama dengan stakeholders mengatasi situasi saat ini," ujar Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Rustam Mansur.

Pertumbuhan kendaraan di Kota Batam hasil koordinasi dengan Ditlantas berkisar 2.000 unit per bulan. Polda Kepri proaktif melakukan pengecekan untuk menghindari permainan penggunaan solar.



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id