Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal (Antara)

Lapas Langkat Dijaga 500 Personel Polri-TNI

kerusuhan penjara
Antara • 17 Mei 2019 05:16
Jakarta: Sebanyak 500 personel TNI-Polri dikerahkan untuk menjaga Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas III Simpang Ladang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera. Lapas narkotika tersebut rusuh disertai kaburnya ratusan narapidana terjadi.
 
"Untuk personel pengamanan dari Polres Langkat 100 orang, Brimob Polda Sumut 100 orang, Raider TNI AD 100 orang, Marinir 60 orang, Polres Binjai 30 orang dan Sabhara Polda Sumut 100 orang," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Pengamanan personel TNI-Polri terbagi ke dalam tiga titik pintu-pintu keluar lapas. Petugas juga dikerahkan untuk memburu sekitar 100 tahanan yang sempat kabur. Saat terjadi kerusuhan di Lapas Narkotika Klas III Langkat, total penghuni lapas seluruhnya 1.634 narapidana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Narapidana yang sudah tertangkap sebanyak 88 orang. Narapidana yang tertangkap dititipkan sementara di Rutan Klas II B Tanjung Pura sebanyak 54 orang, Polsek Stabat sebanyak lima orang, Polsek Tanjungpura sebanyak delapan orang, Polsek Hinai sebanyak 21 orang dan Polres Binjai sebanyak satu orang.
 
Kronologi kerusuhan
 
Saat dilakukan apel siang, seorang warga binaan diduga memiliki narkoba jenis sabu. Petugas lapas kemudian menggelar pemeriksaan.
 
Baca: Kerusuhan Lapas Langkat Berawal dari Razia Narkoba
 
Narapidana tersebut mencoba melarikan diri dan tertangkap. Petugas diduga melakukan tindak kekerasan kepada narapidana tersebut. Saat digeledah, ditemukan paket shabu dan uang dari narapidana itu. Narapidana bermasalah tersebut kemudian diperiksa lebih lanjut.
 
Sekitar pukul 13.00 WIB, semua warga binaan berkumpul di halaman dan berupaya mendobrak dan membawa narapidana yang diperiksa. Semua warga binaan mendobrak keluar pintu utama dan menguasai lapas.
 
Warga binaan kemudian membakar fasilitas dan mobil petugas yang diparkir di depan lapas. Satu orang narapidana dan satu petugas Lapas Langkat terluka akibat peristiwa itu. Sekitar 100 narapidana kemudian melarikan diri.
 
Sekitar 16.30 WIB, api di Lapas Langkat berhasil dijinakkan. Setelah dilakukan pengejaran, Dedi Prasetyo menyebut situasi lapas sudah aman terkendali dan warga binaan diberikan pengarahan.
 
Baca: Warga Binaan Silang Pendapat dengan Petugas Lapas Langkat
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif