Longsor Tutup Jalan di Aceh Tengah
ilustrasi Medcom.id
Banda Aceh: Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah menyebabkan tanah longsor hingga menutupi badan jalan sepanjang 30 meter di Desa Toweren, Kecamatan Lut Tawar.

"Badan jalan tertutup akibat longsoran tebing di satu titik, sekitar 30 meter di Toweren," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Kamis, 1 November 2018. 

Ia mengatakan, peristiwa longsoran tebing ini telah mengakibatkan jalan menuju kebun kopi milik petani setempat, tidak bisa dilalui oleh kendaraan akibat sempit badan jalan di antara tebing dan jurang, Rabu, 31 Oktober sekitar pukul 11.00 WIB.


Pemerintah Aceh Tengah baru turun ke lokasi, setelah mendapat informasi tanah longsor dengan mengerahkan satu unit alat berat untuk membersihkan badan jalan.

Seperti diketahui, Lut Tawar memiliki 18 desa merupakan kecamatan berada di pinggir Danau Lut Tawar seluas 5.472 hektare, dan merupakan salah satu destinasi favorit wisata menawarkan keindahan pesona alam. 

"Pembersihan badan jalan dilakukan selama hampir tiga jam kemarin, mulai pukul 17.00 WIB hingga 19.45 WIB. Kini jalan tersebut sudah bisa dilalui warga setempat," katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh telah mengingatkan masyarakat di provinsi paling Barat ini untuk mewaspadai banjir dan tanah longsor.

"Masa peralihan telah kita lalui di September. Oktober ini, kita berada di musim hujan. Tetapi bukan puncak musim hujan," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria Ahmad.

Ia melanjutkan, puncak musim penghujan di provinsi ini diperkirakan terjadi di November 2018 untuk wilayah Barat-Selatan, dan secara umum seluruh wilayah di Aceh pada Desember tahun ini.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id