3.442 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Singkil
Ilustrasi. Anak-anak bermain saat banjir merendam di Aceh. Foto: MI/Amiruddin Abdullah
Banda Aceh: Sebanyak 3.442 orang dari 772 kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh singkil. Banjir dan longsor terjadi akibat hujan terus-menerus dalam dua hari terakhir. 

"Korban terdampak banjir dan longsor tersebut tersebar di 17 gampong atau desa di delapan kecamatan," kata kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Banda Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Sabtu, 13 Oktober 2018. 

Menurut Dadek, jumlah ini meningkat ketimbang hari sebelumnya yang hanya sebanyak 354 kepala keluarga. Kepastian peningkatan jumlah korban banjir dan longsor didapat usai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat selesai melakukan pendataan para korban terdampak di beberapa wilayah terparah mengalami genangan air.


Dadek memerinci, sebanyak 1.483 jiwa atau 354 KK terdampak, tersebar di Gunung Meriah, yakni Rimo, Penjahitan, Cingkam, Sianjo-Anjo Meriah, dan Tanah Merah. Sementara, enam gampong di Simpang Kanan yang terdampak yakni Ujung Limus, Lae Riman, Tanjung Mas, Cibubukun, Silatong, dan Serasah. Total korban terdampak di wilayah itu ada 1.716 jiwa atau 363 keluarga.

Lalu, sebanyak sebelas keluarga di Gampong Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara. Kecamatan Suro di Gampong Bulusema, Kecamatan Singkohor, dan Kecamatan Kota Baharu juga jadi wilayah terdampak. 

"Terdapat empat gampong lagi, yakni Pea Bumbung, Ujung Bawang, dan Teluk Rumbia di Singkil. Gampong Situbuh-tubuh di Danau Paris dan semuanya masih dalam pendataan. Umumnya banjir merendam ratusan rumah penduduk," jelasnya. 

Sejumlah pihak terkait di Aceh Singkil terus memantau, berkoordinasi, dan menurunkan beberapa perahu karet guna membantu masyarakat. Laporan terakhir yang diterima, sebuah rumah berisi delapan orang tertimpa longsor di Gampong Situbuh-tubuh. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, cuaca buruk yang melanda sebagian wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir adalah imbas siklon tropis atau badai situ. Wilayah Aceh diprediksi masih terancam dampak siklon tropis situ, yang terjadi di Teluk Benggala itu, selama tiga sampai empat hari ke depan.

"Wilayah yang cukup rentan, seperti di Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan Nagan Raya. Dapat meluas ke Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria Ahmad.



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id