Ratusan Mantan Narapidana Teroris belum <i>Clean</i>
Pertemuan Kepala BNPT di Medan, Jumat 25 Mei 2018, Medcom.id - Farida
Medan: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius menyebutkan sebanyak 630 mantan narapidana teroris (napiter) tersebar di Indonesia. Tapi, hanya 355 orang yang mengikuti program deradikalisasi.

"Sehingga ada sekitar 295 mantan napiter yang belum teridentifikasi. Data itu diperoleh dari Dirjen Permasyarakatan," ucap Suhardi di sela-sela acara buka puasa bersama BNPT di Hotel Madani Medan, Jumat 25 Mei 2018.

Suhardi meminta Kemendagri ikut membantu mencari tahu keberadaan para mantan napiter yang belum mengikuti program deradikalisasi ini. Dia berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan mantan napiter yang belum teridentifikasi ini segera memberitahukan kepada BNPT.


"Kami minta tolong, Mendagri ikut campur dong. Identifikasi itu yang sudah ada keluarganya. Ada yang sudah keluar tapi belum teridentifikasi. Tolong sampaikan ke kami biar kita kumpul lagi kalau ada tau info yang sudah keluar tapi belum terdata. Yang belum ketemu daftar sekian banyak itu, kami minta tolong dicari itu," urainya.

Sementara itu, Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris menyebutkan ada 25 mantan napiter di Sumatera Utara yang belum mengikuti program deradikalisasi.

"Kami masih mengidentifikasi 25 orang mantan napiter di Sumut yang belum ikut program deradikalisasi. Teman-teman kita ini belum ditemukan. Untuk napiter di Sumut saat ini ada lima orang yang tersebar di empat lembaga permasyarakatan di Sumut," pungkasnya.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id