TNI AL Gagalkan Penyelundupan 67 Kg Sabu
Koarmada I Gagalkan Penyelundupan 67 Kilogram Sabu di Wilayah Perairan Pantai Timur Sumatera Utara pada Kamis (13/09/2018)
Medan: TNI Angkatan Laut Koarmada I Tim The Firs One Quick Response  I (FiQR-1) Lhokseumawe menyita narkoba jenis sabu-sabu seberat 67,4286 kilogram yang dibawa menggunakan speedboat di alur Kuala Peunaga Lama Aceh Tamiang.

Panglima Komando Angkatan Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda Yudo Margono di Medan mengatakan, barang haram itu disita Kamis 13 September pukul 06.45 WIB.

Kronologis penangkapan sabu berawal pada Selasa 11 September didapat informasi dari tim intelijen Lantamal I yang bekerja sama dengan Unit Intel Lanal Lhokseumawe bahwa akan masuk sebuah speedboat dari Penang ke daerah Seruwei yang diduga membawa narkoba jenis sabu. 


Barang bukti yang disita berupa dua buah tas besar yang diduga berisi narkoba jenis sabu-sabu (62 kemasan) serta satu speedboat di Kantor Pomal Lantamal I. Hasil dari penimbangan barang bukti yang disaksikan BNN Sumut, diketahui jumlah barang total sabu-sabu seberat 67,4286 kg. 

"Kita masih mencari dua awak tersebut dan kita mengamankan Speedboat dan sabu-sabu yang mereka tinggalkan,"ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan keberhasilan tersebut merupakan komitmen TNI AL khususnya Koarmada I membantu program pemerintah memberantas peredaran narkotika di tanah air yang semakin marak.

Adanya informasi dari nelayan dan masyarakat pengguna transportasi laut sangat penting mengingat luasnya perbatasan Indonesia dengan panjang mencapai 99 ribu kilometer tidak selalu dapat diawasi oleh aparatur penegak hukum.

Sehingga banyaknya jalur tikus yang jumlahnya  mencapai ribuan bahkan belasan ribu berpotensi dapat dimanfaatkan para penyeludup untuk memasukkan narkoba ke Indonesia.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id